Indramayu – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) menyelenggarakan rangkaian Seminar Proposal Penelitian Dosen Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu penelitian. Kegiatan yang berlangsung pada 27 Juni hingga 2 Juli 2026 ini menjadi tahapan penting sebelum pelaksanaan penelitian, sekaligus forum akademik bagi dosen untuk memperoleh masukan dan penyempurnaan proposal dari tim reviewer.
Seminar proposal dilaksanakan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan LPPM dengan menghadirkan dosen dari berbagai disiplin ilmu. Setiap proposal dipresentasikan di hadapan reviewer yang memberikan telaah terhadap aspek kebaruan penelitian, ketepatan metodologi, penguatan kajian teoritis, hingga potensi luaran yang dihasilkan. Melalui proses ini, LPPM memastikan setiap penelitian yang akan dilaksanakan memenuhi standar akademik dan memiliki relevansi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun kebutuhan masyarakat.
Rangkaian seminar diawali pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 11.00–12.00 WIB dengan presentasi Dadan Mardani, S.Sos.I., M.A., M.Pd. yang mengangkat proposal berjudul “Transformasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Indonesia: Persepsi dan Tantangan Mahasiswa PBA IAI AL-AZIS.” Proposal tersebut direviu oleh Dr. Irvan Iswandi, S.E., M.T., Dewi Utami, S.Pd., M.Pd., dan Fitri Anisa, S.H., M.H. Diskusi berfokus pada penguatan desain penelitian, pendekatan analisis, serta relevansi transformasi digital dalam pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi.
Pada hari yang sama, pukul 14.00–15.00 WIB, seminar dilanjutkan dengan presentasi Muhammad Isa Asyrofuddin, S.H., M.Sos. melalui proposal berjudul “Urgensi Regulasi Pelabelan Kadar Gula sebagai Pemenuhan Hak atas Kesehatan di Negara: Tinjauan Hukum Tata Negara.” Proposal ini memperoleh telaah dari Dr. Siti Ngainnur Rohmah, S.Sos.I., M.A., Agus Rojak Samsudin, S.Ag., M.H., dan Fitri Anisa, S.H., M.H. Reviewer memberikan sejumlah rekomendasi mengenai penguatan perspektif hukum tata negara, analisis regulasi, serta urgensi penelitian terhadap perlindungan hak masyarakat di bidang kesehatan.
Seminar berlanjut pada Ahad, 28 Juni 2026 pukul 13.00–14.00 WIB dengan pemaparan proposal Moh. Mas'ud Arifin, M.Pd. yang berjudul “Penerapan Higher Order Thinking Skills dalam Pembelajaran Bahasa Arab.” Proposal tersebut direviu oleh Dewi Utami, S.Pd., M.Pd., Dadan Mardani, S.Sos.I., M.A., M.Pd., dan Fitri Anisa, S.H., M.H. Masukan reviewer diarahkan pada penyempurnaan instrumen penelitian, implementasi pendekatan HOTS dalam pembelajaran, serta kesesuaian metode penelitian dengan tujuan yang ingin dicapai.
Masih pada Ahad, 28 Juni 2026, pukul 19.00–20.00 WIB, Dr. Ali Aminulloh, M.Pd.I., M.E. mempresentasikan proposal berjudul “Monetisasi Solidaritas Anggota dalam Membangun Ketahanan Koperasi Berbasis Komunitas: Analisis Brand Community, Ashobiyah, dan Ekonomi Kerakyatan pada KSU Desa Kota Indonesia.” Proposal tersebut mendapatkan masukan dari Dr. Siti Ngainnur Rohmah, S.Sos.I., M.A., Muhammad Isa Asyrofuddin, S.H., M.Sos., dan Fitri Anisa, S.H., M.H. Pembahasan menitikberatkan pada penguatan kerangka konseptual, validitas pendekatan penelitian, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ekonomi berbasis komunitas.
Rangkaian seminar ditutup pada Kamis, 2 Juli 2026 pukul 15.30–16.30 WIB dengan presentasi Moch. Hasyim Fanirin, S.Pd.I., MA.Pd. melalui proposal berjudul “Relevansi Metode Pembelajaran Bahasa Arab Perspektif Ulama Klasik dalam Transformasi Digital di Kalangan Mahasiswa PBA IAI AL-AZIS.” Proposal tersebut direviu oleh Dadan Mardani, S.Sos.I., M.A., M.Pd., Dewi Utami, S.Pd., M.Pd., dan Fitri Anisa, S.H., M.H. Reviewer memberikan rekomendasi terkait penguatan landasan teoritis, penyempurnaan metodologi, serta relevansi penerapan metode pembelajaran klasik di tengah perkembangan teknologi digital.
Ketua dan tim LPPM menilai seminar proposal merupakan tahapan strategis dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas. Melalui proses review yang komprehensif, setiap dosen memperoleh masukan akademik yang dapat menjadi dasar penyempurnaan proposal sebelum penelitian dilaksanakan. Forum ini juga memperkuat budaya diskusi ilmiah, kolaborasi antardosen, dan peningkatan kualitas riset di lingkungan IAI AL-AZIS.
Penyelenggaraan Seminar Proposal Penelitian Dosen Tahun Akademik 2025/2026 menjadi wujud komitmen LPPM IAI AL-AZIS dalam membangun tata kelola penelitian yang bermutu. Dengan melalui proses evaluasi sejak tahap perencanaan, diharapkan setiap penelitian mampu menghasilkan luaran yang berkualitas, memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat.





0 Comments