Depok – Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Institut Agama Islam (IAI) Al-AZIS melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Sosialisasi Peran Mubaligh dan Mubalighah dalam Dakwah Islam: Tantangan dan Solusinya” pada bulan Juli 2025 di Kelurahan Maruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok.
Kegiatan ini dilaksanakan di Jl. Meruyung Raya Perumahan PGA, Jl. Tupai Raya No. 18, dengan melibatkan para mubaligh dan mubalighah setempat serta masyarakat umum. Pelaksanaan program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para dai dalam menyampaikan pesan keagamaan secara lebih persuasif, kontekstual, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai peran strategis mubaligh dan mubalighah dalam membangun kesadaran keagamaan di tengah masyarakat modern yang kompleks. Para peserta diajak untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dakwah kontemporer, seperti perubahan pola pikir masyarakat, derasnya arus informasi digital, serta dinamika pluralitas budaya dan agama.
Selanjutnya, melalui sesi pelatihan dan diskusi interaktif, peserta merumuskan solusi dakwah yang lebih efektif, di antaranya pendekatan berbasis kearifan lokal, penggunaan media digital, serta metode komunikasi yang terbuka dan partisipatif. Hasil dari pelatihan ini memperkuat keterampilan komunikasi dakwah peserta serta mendorong pembentukan komunitas dakwah yang akan melanjutkan kegiatan secara berkala.
Sebagai luaran, kegiatan ini menghasilkan publikasi ilmiah, modul strategi dakwah, dokumentasi kegiatan, serta pembentukan forum dakwah rutin yang bertujuan untuk terus mengembangkan metode dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ketua tim pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam menyumbangkan pemikiran dan tenaga bagi pemberdayaan masyarakat melalui jalur dakwah.
Melalui kegiatan ini, IAI Al-AZIS menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, dengan mengintegrasikan nilai-nilai keilmuan sosiologi dan dakwah secara sinergis.


0 Comments