PkM Dosen "Dosen IAI Al-Azis Sumbangkan Pemikiran di Forum Pengabdian kepada Masyarakat di TIngkat Internasional"

S

Penyampaian Materi oleh Dr. Ali Aminulloh, S.Ag., M.Pd.I., ME.

Sabang, Aceh
– Empat dosen Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI) Al-AZIS berpartisipasi dalam Konferensi Internasional Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan di Pulau Sabang, Aceh, pada tanggal 20–25 Juli 2025.

Materi Pengabdian kpeada Masyarakat Dr. Ali Aminulloh, S.Ag., M.Pd.I., ME. 

Mereka adalah Dr. Ali Aminulloh, S.Ag., M.Pd.I., ME; Iis Susiawati, M.Pd.; Dr. Siti Ngainnur Rohmah, S.Sos.I., M.A.; dan Meity Suryandari, S.Pd.Ek., M.Pd. Keempatnya hadir sebagai presenter yang membawakan hasil penelitian sekaligus praktik pengabdian masyarakat lintas disiplin ilmu.

Kegiatan berskala internasional ini mengusung tema “Multidisciplinary Development: Scholars’ Synergy for Sabang’s Independence” dengan melibatkan kolaborasi akademisi dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Program ini terselenggara atas kerja sama Dosen Kolaboratif Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT) dengan Pemerintah Kota Sabang.

Iis Susiawati, M.Pd. menjadi presenter dalam konferensi PkM Internasional

Dalam forum tersebut, para dosen IAI Al-AZIS menyampaikan pemikiran mengenai pendidikan, moderasi beragama, dan strategi pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan global. Melalui presentasi mereka, IAI Al-Aziz menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat berperadaban melalui jalur akademik dan pengabdian.

Sertifikat Dr. Siti Ngainnur Rohmah, S.Sos.I., M.A.

Partisipasi ini mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara, bahkan Dr. Ali Aminulloh menerima penghargaan Best Award Presenter atas pemaparan materinya. Sementara itu, kontribusi dosen lainnya juga berperan penting mempresentasikan materi mereka yang dapat menjadi insight baru untuk para akademisi lainnya.

Sertifikat Meity Suryandari, S.Pd.Ek., M.Pd. 

Dengan keterlibatan empat dosennya, IAI Al-AZIS menunjukkan langkah nyata memperkuat jejaring relasi antar perguruan tinggi serta mengintegrasikan nilai-nilai lokal, moderasi Islam, dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam praksis pengabdian masyarakat.

Post a Comment

0 Comments