PkM Mahasiswa "Mahasiswa KPI Gaungkan Dakwah Antar Budaya di DTA Nurul Huda Haurkolot"

 


Indramayu – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAI AL-AZIS menggelar seminar dakwah antar budaya di DTA Nurul Huda, Desa Haurkolot, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Seminar ini menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan mengembangkan pola komunikasi dakwah yang lebih kontekstual dan inklusif.

Dilaksanakan pada akhir Juni 2025, kegiatan ini menyasar santri, pengurus DTA, serta masyarakat sekitar. Seminar bertema “Dakwah Antar Budaya kepada Masyarakat DTA Nurul Huda Haurkolot” ini dirancang untuk memperkenalkan pendekatan dakwah yang lebih terbuka terhadap keragaman budaya, dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dalam pelaksanaannya, seminar mengedepankan format dialogis dan partisipatif. Mahasiswa menyampaikan materi dengan menggunakan bahasa yang komunikatif dan visual yang mendukung penyampaian pesan. Peserta diajak untuk memahami pentingnya membaca konteks budaya dalam berdakwah, baik melalui ceramah langsung, media sosial, maupun interaksi harian.

Kegiatan dibuka oleh pengelola Yayasan Perdamaian Semesta Indramayu, yang mendukung penuh penguatan komunikasi dakwah berbasis nilai lokal. Narasumber menyampaikan materi secara ringan namun mendalam, dengan contoh-contoh praktis dari pengalaman dakwah di tengah masyarakat multikultural.



Salah satu sesi yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah saat peserta diminta menyampaikan pengalaman dakwah mereka dan tantangan komunikasi yang pernah mereka hadapi. Mahasiswa KPI menilai bahwa aspek bahasa, empati, dan media penyampai pesan menjadi kunci penting dalam keberhasilan dakwah di era digital dan masyarakat majemuk seperti saat ini.

Evaluasi pasca kegiatan menunjukkan bahwa para peserta lebih memahami bagaimana menyusun pesan dakwah yang tidak hanya benar secara substansi, tetapi juga sesuai dengan karakter audiens. Selain itu, mahasiswa memperoleh wawasan langsung tentang bagaimana mengelola komunikasi dakwah secara adaptif.

Model dakwah yang dikembangkan dalam kegiatan ini juga diarahkan untuk dapat diadaptasi dalam bentuk konten digital. Beberapa materi yang disampaikan dalam seminar akan dikembangkan lebih lanjut menjadi konten edukatif berbasis video pendek, infografis, dan podcast untuk disebarkan melalui kanal resmi dakwah digital yang dikelola mahasiswa KPI.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen mahasiswa KPI dalam menjembatani pesan keislaman dengan pendekatan komunikasi yang relevan dan membumi. Melalui penyiaran pesan dakwah yang peka budaya, mahasiswa berharap nilai-nilai Islam dapat lebih mudah diterima dan dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.

Post a Comment

0 Comments