Indramayu- Pemilihan bahasa dalam berdakwah dinilai sebagai faktor penting dalam menyampaikan pesan keagamaan secara efektif. Isu inilah yang diangkat dalam seminar bertema “Sosialisasi Dakwah dengan Pendekatan Bahasa” yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Yayasan Perdamaian Semesta Indramayu. Kegiatan ini dilaksanakan pada 14 April 2025 sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Seminar menyasar para guru pendidikan agama dan remaja binaan yayasan, dengan tujuan membekali mereka keterampilan berdakwah yang lebih komunikatif dan kontekstual. Tiga narasumber dihadirkan dalam sesi ini, masing-masing menyampaikan topik yang saling melengkapi: Dheni Priyono membahas pentingnya komunikasi dakwah yang efektif, Abdul Mulqi menguraikan teknik penyampaian pesan yang disesuaikan dengan audiens, dan Ardiatul Akbar menekankan peran bahasa dalam membangun perdamaian antarumat.
Menariknya, kegiatan ini tidak berhenti pada sesi materi. Sebuah sesi interaktif berupa quiz juga diselenggarakan, ditujukan kepada murid-murid DTA Amaliyah yang mengikuti kegiatan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan. Beberapa peserta bahkan berhasil mendapatkan doorprize dari pemateri sebagai bentuk apresiasi.
Dengan semangat partisipatif dan pendekatan bahasa yang mudah dipahami, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan cara berdakwah yang lebih santun dan inklusif. Mahasiswa KPI berupaya menjadikan bahasa bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai jembatan untuk menyampaikan nilai-nilai keagamaan yang damai dan membangun.




0 Comments